Pages

Tuesday, September 4, 2018

Rekomendasi 5 Velg jari-jari bagus & berkualitas


    Salam Brapzzz... Jumpa lagi brondes & sis di blog ane brapzzz, beberapa waktu lalu ane bahas New Jupiter MX jari-jari anti cacing-cacing club. Di post itu part inti yang harus ada adalah velg atau rim, karena kalau ga ada apa yang mau dipasang? Hahaha 😂. Banyak pertanyaan yang datang ke ane juga sebaliknya, intinya ane sama temen diskusi merk velg atau rim apa yang cocok untuk harian. Pertanyaan yang datang pasti “Velg yang bagus merk apa?”, sedangkan variabel bagus itu banyak bisa bagus model, warna, dan kualitas. Maka dari itu ane kasih 5 rekomendasi velg yang cocok untuk harian atau kebutuhan extreme macam balap. Ki brondes listnya cari posisi wenak dan simak baik-baik.

1. Takasago Excel Asia 


    Excel adalah pabrikan part asal Jepang, sedang untuk part Takasago Excel Asia Rim  pabriknya berada di Malaysia hanya bahannya saja yang dari Jepang jadi kalau brondes beli ki velg di kardusnya bakalan ada tulisan made in Malaysia. Kualitas velg almu ini kokoh tapi ringan ngga gampang peyang aka penyok jadi diajak hardcore juga bisa, tapi agak sayang kalau velg ini diajak hardcore karena harganya mahal. Untuk ukuran ring 17x160 satuannya bisa diatas 500k, ini yang dibilang ono rego ono rupo. Warna dan model bisa dibilang sedikit karena di Indo barang ini dicari karena kualitas materialnya yang bisa diandalkan.

2. TK Racing 


    Dulu ane pikir TK itu singkatan dari Takasago padahal part ini sudah beda pabrik. Di web TK sendiri mengatakan bahwa pabriknya diluar negeri dan pakai teknologi Jepang, tapi kurang jelas dimana pabriknya sedang soal kualitas ngga usah ditanya pengalaman sendiri pakai velg ini hajar lobang malah jari-jarinya yang putus. Pilihan warna dan model yang terbagi jadi 2  tipe bright dan excel cukup lengkap tinggal sesuai keinginan, dan untuk harga masih 11-12 dengan Takasago Excel Asia.

3. TDR Racing


    Siapa tak kenal brand sekelas TDR, perusahaan part ini dikenal karena produk-produknya yang berkualitas oke dengan tampilan keren. Brand yang terkenal dengan warna merah hitamnya ini juga mengeluarkan produk TDR racing alloy rim dengan beberapa model seperti U shape, ER shape, dan W/WX shape. Pilihan warna velg ini menurut ane sangat lengkap sampai ada yang two tone (paduan dua warna) segala seperti gambar diatas.  Harganya bisa dibilang cukup terjangkau dibanding kedua merk velg diatas, harga satu set velg tdr setara satu velg kedua brand diatas. Soal kualitas TDR ini juga ngga jelek-jelek amat tapi bagus banget juga nggak, tapi salah satu velg yang ane rekomendasikan. Dan menurut ane website resmi TDR adalah yang paling niat diantara brand velg yang dibahas kali ini, ini nilai tambah bagi TDR menurut ane.

4. V-Rossi


   Salah satu velg yang Brapzzz rekomendasikan untuk dibeli adalah V-Rossi, kenapa kok direkomendasikan? Kualitasnya gimana? Kan ini velg murah. Tenang brondes meski ini velg murah, tapi tetap bisa diandalkan untuk modif ringan pada motor harian. Banyak yang mengatakan velg ini ringkih dan sebagainya, padahal yang salah rider sendiri tidak menyesuaikan ukuran velg dan ban. Velg ini menjadi pilihan orang yang suka pakai ban cacing karena murah, dan disinilah kesalahannya sudah salah malah menyalahkan velgnya. Disini mimin juga tekankan Jangan Gunakan Ban Cacing Untuk Harian! kalau untuk drag race resmi dan kontes modifikasi silahkan itu sah-sah saja.


Lagi-lagi pengalaman pribadi ane punya RX-King pakai velg V-Rossi ban sesuai ukuran velg ga pernah tuh namanya peyang karena hantam lubang, velg peyang karena tukang tambal ban yang buka ban pas bocor tidak diberi kain main pukul dan cungkil saja. Dan ane saranin kalau ingin velg jari-jari tapi murah ya V-Rossi ini sudah cukup.

5. Champ


    Merk apalagi ini min kok kayak sosis, orang awam pasti akan bilang seperti itu macam ane dulu.  Di ukuran ring 17 lebar 140 dan 160 orang memang jarang menggunakan velg ini, tapi untuk velg tapak lebar dengan ukuran 2,50 sampai 4,00 inch sering ane jumpai mungkin karena velg tapak lebar dengan harga yang miring tapi kualitas bukan yang terburuk juga bukan yang terbaik. Buat yang mau upgrade tampilan dengan tema hellaflush roda dua velg ini cocok lah untuk brondes yang dompetnya tipis kayak kertas hahaha😂.

    Brondes kesimpulan dari post ini adalah semua produk itu ada nilai plus dan negatifnya, sedang untuk konsumen yang ingin produk berkualitas bernilai plus bikin keuangannya negatif alias bisa habis uang dalam sekejap. Buat yang bisa sabar nabung aja dulu ane saranin ambil no 1 atau 2, jika daya beli hanya mampu TDR, V-Rossi, atau Champ juga tidak masalah asal pemasangan dan pemakaian baik dan benar.

 Matur nuwun :v
Jangan lupa klik share, subscribe juga komen
Salam Brapzzz💨


Monday, September 3, 2018

Yamaha YZF-R15 V2 Monster Energy edisi MotoGP

  
    Salam Brapzzz... Halo brondes & sis kali ini bahas motor sport lagi kita. Yamaha YZF-R15 ini menurut ane istimewa di liverynya yang nyomot dari tim MotoGP Tech3, ini motor bukan punya ane sebetulnya tapi disuruh merawat dan bonusnya boleh dipakai. Rejeki anak sholeh tenan brondes, sebenarnya waktu itu ada opsi 2 motor untuk dibeli si R15 ini atau Ninja 250 mono yang single silinder. Begitu si empunya lihat R15 edisi motogp langsung tuh ga pake lama angkut yang Tech 3 dari dealer dekat  rumah. Pertanyaan datang dikepala saya “kenapa kok ambil ini motor?”, jawabannya sederhana “Karena suka  Yamaha!” kata owner yang bisa disebut FBY atau Fans Boy Yamaha. Tapi setelah 2 tahun punya ini motor pemilik merasa sedikit gelo (kecewa), beliau cerita ke ane “kenapa waktu itu ngga ambil Ninja 250 Mono saja”. 




    Tapi santai ngga perlu khawatir ini motor ini kalau dirawat dengan baik 15-20 tahun lagi bisa jadi harta karun. Kenapa bisa jadi harta karun? Karena R-15 Versi 2  dengan livery Tech 3 nya ini mungkin di masa mendatang akan langka sama seperti F1Z-R dengan livery caltexnya yang kalo original harganya hmm gelap, karena yang punya pasti berprinsip laku Alhamdulillah ngga buat pajangan aja entar juga tambah mahal hahaha😂. Di kanan kiri fairing ditempelkan sponsor resmi Tech 3 yaitu Monster Energy, DeWalt, Motul dan Stanley yang nampak serasi dengan garis hijau. 


     R-15 V2 ini pakai mesin 150cc 6 speed dengan power 12,2 kw pada 8.500 rpm dan torsi 14,5 nm pada 7.500 rpm, fitur yang ditawarkan memang cukup lengkap pada masanya yaitu digital panel meter, aluminium swingarm model banana, sistem pendingin radiator menggunakan cairan, velg dan ban belakang lebar. Untuk urusan kenyamanan semua tergantung tubuh si pengendara, kalau ane dengan tinggi 165cm kaki jinjit pasti dan badan bungkuk karena ini sport fairing ya underyoke pasti.




    Konsumsi BBM motor ini menurut ane irit karena bisa 40km/liter, akselerasinya mantul mantap betul pada rpm bawah sampai menengah terasa ngisi sekali. Sementara di putaran atasnya menurut ane biasa aja, maklum ane udah nyicip 2tak yang putaran atasnya ganas ya pemirsa tau lah motor yang ane maksud pokoknya ngga ada obatnya 😀. Headlight motor ini macam kakaknya old YZF-R6 yang bikin terlihat besar kepala banyak yang nyebut R15 lele wkwkwk karena bagian depannya besar lalu kebelakang mengecil macam lele.




   Taillightnya sudah Led masih sama seperti old R6 model segitiga mengikuti body belakangnya dan di bagian belakang sisi kanan kiri nampak motto dari Yamaha “SEMAKIN DI DEPAN” juga “Revs Your Heart” kenapa memakai motto “SEMAKIN DI DEPAN”? Ini karena faktor penjualan produk Yamaha yang banyak di Indonesia sebagai rasa terima kasih atau untuk menarik minat konsumen Indonesia.








        Pada sisi kemudi motor ini sudah memenuhi standar motor sport ada pass beam juga engine kill switch. Panel meter R-15 ini memadukan digital pada speedometer, odometer, dan indikator bensin sedangkan pada RPM-meter masih analog. Oh ya headlight R-15 ini masih bohlam biasa belum Led dan kedua lampu hanya akan hidup pada saat mode high beam, di mode low beam lampu utama hanya hidup di 1 bagian saja.





    Beralih ke sektor kaki-kaki dibagian depan menggunakan suspensi teleskopik dengan velg ring 17 lebar 2,15 inch dibalut ban 90/80 dan diskbrake ukuran 3,5mm dengan kaliper 2 piston. 






  Pada kaki-kaki belakang terdapat aluminium swingarm model banana dan shockbreaker berwarna kuning, velg belakang berukuran 17 inch, lebar 3,5inch menggunakan ban berukuran 130/70 dengan sistem pengereman model cakram. 



    Istimewanya ada satu part motor ini yang jadi perhatian bahkan dipakai pebalap road race yaitu foot step depannya, sering digunakan motor bebek di ajang road race karena modelnya simpel dan bikin pakem rem belakang karena master rem posisinya berdiri dan tidak menghambat sirkulasi minyak rem dari tabung ke kaliper. Saking istimewanya definisi sukses menurut temen ane yaitu beli YZF-R15 diambil foot stepnya, hahaha gokil bin aneh definisinya.

    Di penghujung post ini ane kasih kesimpulan bahwa motor ini meski diatas kertas kalah spesifikasi dari kompetitornya, tapi untuk urusan desain ini sih ganteng abis menurut ane. Sekalian ane kasih bonus pict YZF-R15 dari beberapa angle, happy watching.











Matur nuwun :v
Jangan lupa klik share, subscribe juga komen
Salam Brapzzz💨


Sunday, September 2, 2018

Tampak dekat Yamaha Mio Fino Grande!


    Salam Brapzzz... Halo brondes maaf kalo telat posting, bukan karena mimin males tapi karena kalo lagi ada bahan ya pasti sibuk. Mohon maklum karena ini blog kecil semua ane kerjain sendiri bagi pembaca setia bantu share, subscribe biar ngga ketinggalan post baru juga komen kalo ane ada salah karena mimin hanya manusia biasa. Gas langsung ke topik, dari kemarin kan mimin ngomongin motor sport melulu kalo ngga bebek super. Apa ngga bosen ente? Mungkin ada ladies yang nonton juga bosen, nah sekarang ane kasih bahasan motor matic yang iklannya mbak-mbak berhijab. 

                   
    Ya inilah Mio Fino Grande, motor ini buat riwa riwi ganti velg New Jupiter Mx jari-jari punya temen ane dan kebetulan ini juga punya dia ya lumayan lah ada bahasan biar blog ngga sepi. Kata temen ane dia ngga tau kapan ni motor dateng, bukan sulap bukan sihir tau-tau udah ada dirumah dan beli motor ini karena mau dipakai sang ibu. Alasan motor ini dipilih karena belum banyak yang punya, cukup masuk akal dan ini membuktikan bahwa Mio Fino Grande punya pasarnya sendiri.


   Oke ga usah ba bi bu lagi diatas udah ada headlight si Fino yang sudah Led dan pada reflektor berwarna kebiru-biruan ciri khas Led, menurut ane sekilas headlight ini seperti mata dari karakter mike monster inc. 

    
  Lanjut keatas ada panel meter yang masih analog, Yamaha ingin bermain klasik disini sekaligus menekan biaya produksi. Namun di font dan papan panel meter seperti tampak mati atau monotone menurut ane, kalo ente gimana brondes? Kalau saja indikator bensin dan odometer digital akan lebih sinkron dengan Led headlightnya.


   Pada speedometer dan odometer ada ECO indikator, dan indikator SSS (Start & Stop System). SSS bekerja pada saat motor berhenti setelah 5 detik, fungsinya untuk menghemat bbm saat berhenti sama seperti kompetitornya yang sekaligus pelopor sistem ini di Indonesia. Mio Fino Grande menggunakan mesin 125cc blue core yang diklaim bertenaga, irit bbm dan handal karena menggunakan forged piston dan diasil silinder. 



  Selain itu Mio Fino memiliki fitur Advance Key Sistem yang jika ditekan sekali motor akan berbunyi untuk memudahkan mencarinya ketika parkir dan jika ditekan lama cover magnet yang menutupi lubang kunci akan terbuka, menurut ane ini lebih baik daripada kita harus putar manual dan kalo posisi gelap sering susah bukanya meskipun sistem ini ngga bisa seaman keyless system.



     
  Di Livery, Mio Fino Grande bisa dibilang minimalis sampai ke pilihan warna-warna matte yang hanya ada 2 untuk tipe ini yaitu luxury red dan royal blue yang sekarang ini dibahas. Di body kanan-kiri ada emblem Mio Fino Grande yang berpadu antara stripping pada Mio & Grande serta emblem 3D Chrome pada Fino. 



  Cover jok mengkombinasikan warna coklat dan hitam agar terlihat terpisah antara rider & penumpang, sementara untuk masalah kepraktisan bagasi motor ini sama seperti matic Yamaha macam Mio Z atau Mio M3 menurut ane. Pada suspensi belakang menggunakan single shockbreaker khas matic dengan warna silver. 



   
   Pada kaki-kaki tersemat  suspensi depan teleskopik, rem depan cakram dan velg ring 14 dibalut ban 80/80-14 pada ban depan dan 100/70-14 pada ban belakang dengan rem tromol. Disisi bekalang ada taillight yang masih bohlam, lebih bagus lagi kalau full led macam headlightnya. Masih disisi belakang rupanya ada warna dark grey metallic serta tertempel emblem logo Yamaha.


   Oke brondes sudah dekat sekali dengan si Mio Fino Grande ini, jadi semakin dekat juga dengan penutup saudara-saudaraku. Kalau pingin ni motor jangan buru-buru pecahin celengan test ride dulu, kalau sudah cocok pecahin tuh celengan di dealer Yamaha terdekat.

Matur nuwun :v
Jangan lupa klik share, subscribe juga komen
Salam Brapzzz💨